Setelah 8 Tahun, Del Bosque Akhiri Kiprahnya Dengan Timnas Spanyol

Setelah 8 Tahun, Del Bosque Akhiri Kiprahnya Dengan Timnas Spanyol – Kegagalan didapati timnas Spanyol dalam pentas EURO 2016 di Perancis setelah takluk dari Italia di babak 16 besar berdampak pada karier kepelatihan Vicente del Bosque, dimana akibat hasil buruk ini memang sang pelatih merasakan kegagalan dan meletakkan jabatan kepelatihan yang sudah ia sandang dalam 8 tahun belakangan. Rumor bakalan mengakhiri kiprah sebagai pelatih La Furia Roja sendiri memang santer berhembus kencang, dimana kegagalan memeperhankan gelar jujara ajang EURO 2016 dan kegagalan di Piala Dunia lalu menjadi salah satu penyebabnya. Dan pada akhirnya teka-teki itu terjawab Jumat (1/7/2016) pagi WIB dimana Del Bosque mundur dari kursi pelatih.

“Tanpa keraguan, saya katakan tak mempunyai ketertarikan untuk melajutkan jabatan pelatih ini. Ini sudah kami diskusikan beberapa lama. Ini sudah menjadi keputusan akhir. Kontrak saya dengan federasi sampai 31 Juli. Saya tak berniat untuk melanjutkan posisi pelatih, tapi ada kalanya kita bersikap bijaksana. Sulit untuk meninggalkan (timnas). Saya senang (dengan apa yang sudah saya kerjakan) dan tak seorang pun bisa menuduh saya mengabaikan tugas sebagai pelatih. Akan ada fase yang sangat sulit, yakni pada kualifikasi Piala Dunia pada bulan September dan itu tetap harus dijalankan,” tutur Del Bosque

Karier mantan pelatih Real Madrid kala menangani timnas Spanyol memang menjadi salah satu yang terbaik. Pelatih 65 tahun itu mulai menangani tim Merah Menyala dengan menggantikan Luis Aragones selepas kesuksesan meraih gelar Euro 2008 di Austria-Swiss. Del Bosque kemudian berhasil membawa Spanyol menjadi juara dunia pertama kali sepanjang sejarah saat Piala Dunia 2010 digelar di Afrika Selatan. Pasca menjuarai ajang EURO 2012 setelah menaklukkan Italia di partai final memang penurunan penampilan seakan ditunjukkan tim ini. Tapi, masa jaya Spanyol sudah habis dalam dua turnamen besar terakhir. Tim Matador kandas di fase grup Piala Dunia 2014 dan kini sudah harus meninggalkan Prancis.

Dan pasca resmi mengundurkan diri memang gerak cepat sendiri dilakukan manajemen Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Vicente Del Bosque ini. Dan dari sederet nama yang menjadi incaran pada akhrinya sosok Joaquin Caparros akhirnya menjadi pelatih baru timnas Spanyol. Dengan pengalaman melatih selama tiga decade lebih, arsitek berumur 60 tahun itu dipercaya bisa mengembalikan kejayaan Spanyol. Tugas utama Joaquin Capparros kini lebih dihadapkan pada kedepannya dimana mantan arsitek Granada itu mendapat target guna bisa membantu La Furia Roja merebut tiket ke Piala Dunia 2018 di Rusia.