Atletico Madrid Tak Ingin Gagal di Final Champions Kedua-nya

Atletico Madrid Tak Ingin Gagal di Final Champions Kedua-nya – Atletico Madrid memang sebelumnya tak banyak diperhitungkan keberadaannya dalam pentas Liga Champions, namun seiring berjalan waktu performa tim berjuluk Los Rojiblancos ini memang menunjukkan geliatnya. Alhasil kini tiket ke babak final ajang Liga Champions sudah ada dalam genggaman Atletico Madrid pasca menumbangkan Bayern Munchen di semifinal dengan agregat 2 – 2 dimana menang gol tandang dilakukan tim asal Spanyol ini. Bagi Atletico, ini adalah final kedua mereka dalam tiga musim terakhir. Di final sebelumnya pada 2013-14, Atletico dipaksa mengakui ketangguhan Madrid usai kalah 1-4 yang berlangsung hingga extra time.

Dalam semifinal leg kedua yang dimainkan di kandang Bayern Munchen yakni Allianz Arena memang tak banyak diunggulkan tim Atletico Madrid ini. Selain karena memang kualitas bisa dikatakan dibawah Munchen juga akan bermain di depan tekanan publik Allianz Arena akan dilakukan. Namun modal kemenangan laga kandang diperoleh memang menjadikan semangat tinggi ditunjukkan punggawa Atletico Madrid ini. Alhasil kejutan kembali ditunjukkan Antoine Griezzman cs dimana dengan status underdog, pasukan Diego Simeone tersebut mampu mengalahkan juara bertahan Barcelona [agregat 3-2] dan kini Bayern jadi korbannya. Atletico melaju ke final dengan catatan agresivitas gol di kandang lawan, berkat gol yang dicetak oleh Antoine Griezmann.

Terkait kesuksesan ini sendiri memang diakui memang belum membuat euforia akan dilakukan, pasalnya masih ada partai final yang tentu akan jauh lebih sulit dilakukan. Dan untuk lawan main sendiri Atletico Madrid tak akan pilih – pilih dimana baik Real Madrid ataupun Manchester City memang keduanya adalah tim hebat yang pastinya memang akan tetap akan

menjadi lawan tanding yang berat. Hal ini diungkapkan Jan Oblak penjaga gawang Atletico Madrid.
“Tidak [pilih lawan]. Sejak awal kami tidak memilih-milih. Sebelumnya kami mendapat Barcelona, sekarang Bayern, semuanya tim-tim hebat. City dan Madrid sama-sama tim yang menakjubkan, tim-tim yang hebat, jadi semuanya akan sulit. “Final cuma satu gim dan tim manapun bisa menang. Pertandingan akan berjalan selama 90 menit, mungkin 120 menit, dan kita lihat saja apa yang terjadi.”
Sementara itu Diego Simeone sendiri juga memuji penampilan ditunjukkan oleh tim asuhannya ini.

Dan kini usaha semakin dekat menjadi kampiun pasca gagal dalam beberapa musim lalu yang membuat antusias merengkuh sangat tinggi diakui pelatih asal Argentina ini. “Saya bangga dengan kerja keras para pemain di lapangan. Sekarang kami berpeluang memenangkan laga final. Untuk mewujudkan itu, saya akan mempersiapkan tim sebaik mungkin. Kami sudah berkembang sebagai satu tim. Kami punya banyak pemain muda dan mereka sudah beradaptasi dengan baik. Inilah cara permainan kami dan saya menyukainya. Sekarang kami berada di final dan ingin memenangkannya,” ungkap Simeone.