Sampaoli Gagal Jadi Pelatih Chelsea, Karena Minim Bahasa Inggris

Sampaoli Gagal Jadi Pelatih Chelsea, Karena Minim Bahasa Inggris – Nama Jorge Sampaoli sebelumnya memang menjadi salah satu kandidat kuat bakalan menjadi manajer Chelsea di musim depan, hanya saja kabar tersebut pada akhirnya memang hanya angin lalu karena memang ada beberapa hal yang menjadi kekurangan dari manajer satu ini. Faktor utamanya adalah minimnya kemampuan pelatih ini dalam kemampuannya berbahasa Inggris, hal ini jelas menjadi kendala utama yang pada akhirnya membuat Chelsea mengurungkan niatannya untuk menjadi manajer tim asal London tersebut.

Jorge Sampaoli sendiri saat ini memang menganggur, dimana pasca konflik dengan petinggi sepakbola Chile membuat sang pelatih yang seharusnya dalam kontrak memang akan berakhir pada 2018 harus lebih dini dengan meletakkan jabatannya. Mundurnya Sampaoli itu juga membuka peluangnya kembali bekerja di level klub seperti yang diinginkan selama ini. Dua klub besar Eropa, Real Madrid dan Chelsea, disebut-sebut menginginkan jasanya. Bahkan Chelsea yang memang saat ini sedang getol mencari pengganti Jose Mourinho pada akhirnya fokus mendatangkan Jorge Sampaoli ini menjadi target utama. Meski sudah bertemu langsung dengan sang pemilik klub Roman Abramovich, Sampaoli pada akhirnya gagal mendapat pekerjaan tersebut.

Hal mendasar gagalnya Sampaoli menangani Chelsea diungkapkan sendiri oleh palatih ini adalah terkendala masalah Bahasa Inggris. Hal ini menjadi faktor utama pastinya karena kemampuan berbahasa Inggris-nya sangat minim, sehingga akan menyulitkan komunikasinya dengan para pemain kedepannya. Hal ini diungkapkan sendiri Sampaoli kepada media beberapa waktu lalu. “Saya mengadakan pertemuan dengan pemilik Chelsea (Roman Abramovich) dan dia bilang bahwa saya adalah pilihan pertamanya. Saya hampir saja jadi pelatih baru mereka, lalu Conte muncul dan kemudian kami berdua bersaing. Pilihannya hanya dia atau saya. Saya butuh waktu untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris saya, tapi klub seperti ini tidak memberikan waktu untuk Anda melakukannya,” tutur Sampaoli.

Lowongan menjadi manajer Chelsea ini sendiri kini memang lebih mendekat ke Antonio Conte. Mantan pelatih Juventus ini intens memang dikabarkan akan jadi manajer baru Chelsea selepas tugasnya bersama Timnas Italia rampung musim panas nanti pasca EURO 2016 di Perancis.